
Dulu (2 atau 3 tahun yang lalu) kami sempat kaget ketika rekan-rekan mahasiswa datang ke saya selaku Ka BKA, dia hadir ke saya karena masuk final Kontes Srikandi Pajak. Nama mahasiswi tersebut pun tidak asing, karena sempat menjadi maskot kelas kuliah kalkulus. Mengapa? Karena dia tidak hadir dalam kuliah, namun ada tanda tangannya. Ya sudah sebagai hukuman, setiap kali kuliah dia harus maju untuk mengerjakan soal di depan kelas. Apalagi melihat namanya pun agak aneh bagi lidah Indonesia, yaitu San Zendith. Namun ternyata ketika tampil di TV, dia tidak termasuk yang mendapatkan kesempatan penilaian melalui SMS. Dia hanya sekedar tampil di layar kaca, setelah itu beringsut mundur karena tidak terpilih menjadi 10 besar.
Kali ini, kembali mantan anak wali mahasiswi-ku ikut serta dalam kontes yang serupa namun berbeda program. Mahasiswi ini dulu saya ngotot agar tetap di Program Studi S1 Teknik Informatika, namun dengan ngotot pula dia hendak pindah program studi, dan akhirnya melihat postur tubuhnya yang tinggi semampai dan juga kengototan yang sangat, maka akhirnya aku tanda tangan untuk menyetujui kepindahannya ke program studi S1 Teknik Industri.
Dia bernama Astri Megatari, tingginya sekitar seratus tujuh puluhan, jelas lebih tinggi dari aku. Aku sendiri pun saat dia datang mengutarakan niatnya untuk pindah program studi ke S1 TI mengatakan: "Kamu salah kuliah di STT Telkom (saat itu, sekarang kan IT Telkom) mestinya kamu cocok jadi peragawati". Nah, ketika sekarang dia ikut kontes Putri Jabar, ya... memang sudah semestinya. Maka dukunglah dia:
Ketik: PJBB2 ASTRI
Kirim: 1313
Namun masalahnya hanya bisa diakses menggunakan nomor-nomor yang dioperatori oleh THREE (3) saja. Mengapa? Karena 3 yang menjadi sponsor kegiatan ini.

Nah, pada hari Sabtu ini 2 Agustus 2008, mereka para finalis yang berjumlah 17 orang akan diuji publik di stasiun TV yang juga masih tergolong baru, karena TV lokal Bandung, yaitu: PJTV pada pukul 19.
Semoga ini menjadi sisi lain yang positif dari mahasiswa IT Telkom. Ayo kita dukung!