01 October 2009

Gempa Sumbar

Tak terasa gempa silih berganti bergetar, setelah Tasik yang membuat aku was-was (mungkin ada sekitar 5 menitan sembunyi di bawah kolong meja lantai 3 gedung D), dan dalam hati berucap Allahu Akbar berkali-kali, karena rasanya tak henti-henti goyangan tersebut terjadi. Dan pada saat was-was tersebut, istri menelpon:
“Pak, sekarang ada gempa ya… Kaca-kaca jendela berdecakan”.
“Iya, Bapak pun sekarang sedang sembunyi di kolong meja ruangan kantor Pak Wiy”
Terus dalam hati berucap Allahu Akbar… Allahu Akbar ….
Nafas rasanya tertahan-tahan, takut-takut kaca jendela di depan mukaku rontok
Badan pun terombang-ambing… beberapa kali jongkok saya terasa mau ambruk
Iya… gempa Tasik menembus angka 7,3 SR
Rasanya kejadian itu, belum selesai dan belum tuntas pertolongannya

Saat di TV kembali disiarkan terjadi gempa dalam skala yang lebih besar, yaitu 7,6 SR. ...... www.mhd.blog.ittelkom.ac.id categories Perjalanan Hidup judul tulisan: Gempa Sumbar

0 komentar:

Post a Comment